Jumat, 08 Februari 2019

YANG MEMBEDAKAN SI INTROVERT DENGAN SI EKSTROVERT


APA YANG MEMBEDAKAN SI INTROVERT DENGAN SI EKSTROVERT?
Lalu, Aku Introvert Atau Ekstrovert?
Mungkin selama ini yang kita ketahui  dari dua kepribadian introvert dan ekstrovert ini yaitu antara si pendiam dan di cerewt. Etss…padahal masih banyak banget loh pebedaan si dua kepribadian ini. Karena tidak semua orang yang pendiam itu introvert dan tidak semua orang yang banyak bicara itu ekstrovert. yakannn… terus gimana bedainnya ? okeyy.. Berikut ini beberapa cirri kepribadian si intro dan si ekstro, kira-kira kamu masuk yang mana. Let’s cek
1.      Cara menghadapi masalah
Si introvert akan cenderung diam, menutup diri, menyendiri, mencari kesunyian atau istilahnya menjauh dari keramaian when have a problem, dengan begitu dia akan merasa lebih tenang untuk menghadapi masalahnya. Sedangkan  si ekstrovert justru sebaliknya, ia akan cenderung mencari keramaian, mencari teman bicara. menceritakan problemnya, dengan begitu ia merasa lebih lega dan terkurangi permasalahannya.
2.      Hal-hal pribadi
Si introvert tidak suka menceritakan hal hal pribadinya kepada orang lain, dia susah menaruh kepercayaan terhadap oranglain, berbeda dengan si ekstrovert, dia justru cenderung menceritakan setiap kejadian yang pernah dialaminya.
3.      Mengisi waktu luang
Si introvert lebih memilih berdiam diri, berimaginasi, berbicara dengan dirinya sendiri  ketika ada waktu kosong, sedang si ekstrovert akan mengisi waktu kosongnya dengan mencari teman bicara, main, hangout dan sebagainya yang melibatkan interaksi.

Nah itu dia tiga cirri lain dari kepribadian si intro dan ekstro. Jadi sudah tau kan kira-kira kalian masuk kepribadian yang mana..
Semoga bermanfaat.. see you again.

Senin, 14 November 2016

      JALUR MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
Penerimaan Mahasiswa Baru Jenjang S1:
1. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor dan prestasi lainnya bagi siswa tahun 2016 yang akan lulus Ujian Nasional dari sekolah tingkat menengah negeri maupun swasta. Sekolah memiliki identitas Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS, sedangkan siswa memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Prosedur dan persyaratan selengkapnya dapat diakses di laman: http://snmptn.ac.id
2. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru bagi siswa yang lulus dari satuan pendidikan tahun 2016, 2015, dan 2014 melalui ujian tertulis yang dilaksanakan secara nasional dalam bentuk cetak (paper-based testing) atau menggunakan komputer (computer-based testing) atau kombinasi ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.
Prosedur dan persyaratan selengkapnya dapat diakses di laman: http://sbmptn.ac.id
3. SPAN – PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri)
SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lainnya bagi siswa tahun 2016 SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh panitia pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Prosedur dan persyaratan selengkapnya dapat diakses dilaman: http://span-ptkin.ac.id
4. UM – PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri)
Seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru UIN/IAIN/STAIN melalui ujian tertulis bagi siswa yang lulus dari satuan pendidikan SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah atau yang setara yang dilakukan secara serentak oleh panitia pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Prosedur dan persyaratan selengkapnya dapat diakses di laman: http://um-ptkin.ac.id
5. Mandiri
PMB jalur Mandiri adalah mekanisme seleksi masuk UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui tes (Computer-Based Test dan Paper-Based Test) dan tanpa tes yang dikelola langsung oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
            a. Computer-Based Test (CBT)
Seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri CBT adalah seleksi masuk UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan pola ujian menggunakan komputer bagi siswa SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah atau yang setara. Calon mahasiswa datang langsung ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, melakukan tes, dan langsung mengetahui pengumuman hasil tes dengan skor rerata minimal 60 dan kategori tes kepribadian (disarankan).
            b. Paper-Based Test (PBT)
Seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri PBT adalah seleksi masuk UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui ujian tertulis bagi siswa lulusan SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah atau yang setara.
Pada jalur Mandiri CBT dan PBT ini terdapat program Mandiri Khusus Difabel untuk calon mahasiswa baru difabel.
            c. Tanpa Tes
Seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri Tanpa Tes adalah jalur PMB bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah atau yang setara yang mempunyai keahlian dan prestasi tertentu, seperti hafal Alquran minimal 26 juz (melalui verifikasi langsung), juara I qari nasional, dan juara 1 olimpiade sains nasional.

             MACAM-MACAM JALUR MASUK PERGURUAN TINGGI

MACAM-MACAM JALUR MASUK PERGURUAN TINGGI
Sistem penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui seleksi secara nasional dan bentuk lain. Sistem seleksi secara nasional dilakukan oleh seluruh PTN yang diikuti oleh peserta dari se luruh Indonesia dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Apa itu SNMPTN dan SBMPTN? Itulah 2 istilah yang harus dipahami dengan baik agar kita bisa menjadi peserta seleksi tanpa hambatan. Keduanya adalah jalur masuk PTN yang proses dan kriterianya berbeda dan akan dijelaskan di bawah ini.
Ada Berapa Jalur Masuk ke PTN yang Berlaku sekarang ?
ADA 3 JALUR MASUK PTN yang berlaku pada tahun, yaitu:
  1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Pada tahun 2011 dan 2012, SNMPTN merupakan istilah untuk jalur test tertulis, sedangkan yang tanpa test tertulis disebut Jalur Undangan. Tahun 2013 dan 2014 SNMPTN merupakan istilah untuk Jalur Undangan tanpa test tertulis. Seleksi SNMPTN berdasarkan prestasi akademik siswa, yaitu rapor, nilai ujian nasional, dan prestasi lain. Ada delapan variabel penghitungan, termasuk persentase kakak kelas yang diterima PTN, juga IPK-nya. Minimal 50 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri.
  2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Karena SNMPTN yang berlaku tahun 2011 dan 2012 sebagai test tertulis sudah diganti artiya jadi Jalur Undangan, maka istilah SBMPTN merupakan istilah untuk Jalur Ujian Tertulis. Khusus untuk yang mengambil program studi olah raga dan kesenian juga dengan test keterampilan. Minimal 30 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri.
  3. Jalur mandiri diserahkan sepenuhnya ke setiap PTN. Minimal 20 persen dari kuota. Istilah dan ketentuan untuk jalur mandiri ini berbeda di setiap PTN. Baca dan pelajari istilah, arti, prosedur dan kriteria jalur mandiri di web masing-masing PTN tersebut.
Misalnya:
  • Di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung disebut Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP).
  • Di ITB Bandung disebut Kemitraan Nusantara Institut Teknologi Bandung (KN-ITB) -> jalur ini dihilangkan oleh ITB.
  • Di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ada 2 jalur mandiri yaitu Ujian Tulis (Utul) Ujian Mandiri (UM) UGM dan Penelusuran Bibit Unggul (PBU).
  • Di Universitas Negeri Semarang (Unnes) disebut Seleksi Penerimaan Mahasiswa Unnes (SPMU).
Jadi, SNMPTN pada tahun 2011/2012 merupakan istilah untuk jalur test tertulis, sedangkan pada tahun 2013/2014 merupakan sebutan untuk jalur undangan. Sedangkan jalur test tersebut disebut SBMPTN pada tahun 2013/2014. Jangan bingung lagi ya…..??
Sedang perbedaan antara jalur test tertulis SNMPTN 2012 dengan SBMPTN 2013 dan 2014:
  • Pada SNMPTN 2012, kelompok program studi pilihan calon mahasiswa ada dua, yaitu IPA dan IPS, sedangkan pada SBMPTN namanya berubah menjadi Saintek (Sain dan Teknologi) dan Soshum (Sosial dan Humaniora). Sehingga nama kelompok ujian untuk peserta pun berubah, dari IPA/IPS/IPC menjadi Saintek/Soshum/Campuran.
  • Semua kelompok ujian di SBMPTN memperbolehkan calon mahasiswa memilih tiga program studi, sedangkan SNMPTN 2012 hanya boleh memilih dua program studi untuk kelompok ujian IPA dan IPS. Pilihan tiga program studi hanya diperbolehkan untuk peserta dengan kelompok ujian IPC.
sumber:
http://edukasi.kompasiana.com/2014/01/29/masih-bingung-dengan-istilah-istilah-seleksi-masuk-perguruan-tinggi-negeri-tahun-2014-629792.html

Rabu, 12 Oktober 2016

                               UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA 
                                                                 YOGYAKARTA